Showing posts with label Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan. Show all posts

Fungsi dari Jaringan WAN | mediatech-support

Fungsi Jaringan WAN (Wide Area Network)

Fungsi Jaringan WAN (Wide Area Network)

     Selamat datang sahabat setia mediatech-support, pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai fungsi jaringan WAN, sebelum kita mengenal lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui dan memahami apa itu WAN ? jangan khawatir mediatech-support sudah membuat artikel tentang Pengertian Jaringan WAN (Wide Area Network). Bacalah artikel tentang WAN dengan seksama. 

    Jaringan WAN memiliki beberapa fungsi, berikut ini adalah beberapa fungsi dari sebuah jaringan WAN (Wide Area Network) antara lain sebagai berikut :


Fungsi Jaringan WAN :


  1. Mengintegrasikan dan menggabungkan jaringan LAN dan MAN menjadi satu.
       Fungsi utama dari dibangunnya sebuah jaringan luas atau WAN adalah untuk melakukan integrasi dan juga penggabungan dari jaringan LAN dan juga jaringan MAN, menjadi satu kesatuan jaringan yang utuh. Biasanya, fungsi ini akan sangat berguna bagi sebuah perusahaan yang memiliki banyak kantor cabang, diluar negeri dan juga diluar kota.
       Dengan adanya jaringan WAN, maka setiap kantor cabang ataupun kantor perwakilan akan saling terhubung satu sama lain dengan sebuah jaringan komputer yang sangat luas.
  2. Mempermudah dan mempercepat arus informasi dan komunikasi.
      Fungsi berikutnya dari sebuah jaringan komputer WAN adalah memudahkan dan juga mempercepat arus informasi dan juga komunikasi. Seperti contoh sebuah komunikasi dari kantor cabang, perwakilan dan juga kantor pusat.
       Dapat dibayangkan apabila kantor cabang yang berada di pulau kalimantan, hau=rus meminta informasi dari kantor pusat yang berada di Pulau Jawa. Tanpa adanya jaringan terintegrasi WAN, maka tentu saja hal ini berjalan sangat lama dan juga sangat sulit. Karena itu , dengan adanya jaringan WAN setiap kantor cabang akan lebih cepat  dan juga mudah dalam mengaksses dan juga memperoleh informasi dari kantor pusat.
  3. Mengingkatkan efisiensi perpindahan arus informasi
       Dengan semakin mudahnya arus informasi dan juga transfer data akan lebih memudahkan informasi yang datang dan keluar menjadi lebih cepat. Seperti komunikasi antar kantor cabang dan juga kantor perwakilan, maka sudah pasti efisiensi waktu akan tercipta dan akan menjadi sangat baik.
       Dengan meningkatnya efisiensi waktu yang dimiliki kantor dalam melakukan transmisi data, maka hal ini akan menyebabkan kinerja dan juga kemampuan perusahaan akan menjadi semakin baik dan juga semakin meningkat.
  4. Menghemat biaya operasional
       Penghematan dari biaya operasional pun akan menjadi lebih baik lagi. hal ini tentu saja berhubungan erat dengan efisiensi waktu dan juga tenaga yang dihasilkan berkat adanya jaringan WAN ini.
       Bayangkan saja apabila kantor cabang harus mengambil data dan juga informasi tna[a menggunakan jaringan WAN, maka bisa jadi staff dari kantor cabang tersebut harus pergi ke kantor pusat untuk memperoleh infromasi yang dibutuhkan, yang pastinya biaya transportasi yang akan membengkak dan menyebabkan pengeluaran perusahaan dari biaya operasional menjadi semakin bertambah.
  5. Mencegah terjadinya miskomunikasi
       Miskomunikasi juga biasanya sering terjadi apabila komunikasi dan juga penyampaian informasi dilakukan secara manual. Hal ini wajar saja karena manusia memang memiliki kecenderungan untuk salah dalam menafsirkan, sehingga bisa saja miskomunikasi tersebut dapat mengganggu jalannya bisnis yang dijalankan oleh perusahaan.
     m  Disinilah jaringan WAN memegang fungsi dan juga peranan yang sangat penting bagi arus informasi dan juga proses komunikasi dari setiap kantor yang ada. Dengan menggunakan jaringan WAN sebagai media transmisi data dan informasi, maka kejadian miskomunikasi akan dapat diminimalisir bahkan dihilangkan. Hal ini disebabkan karena nantinya setiap user dan setiap kantor cabang juga perwakilan akan memperoleh informasi yang sama lain, karena berasal dari satu komputer induk atau server yang sama.
       Mengakses serta menggunakan internet secara menyeluruh dengan jangkauan yang luas diharuskan menggunakan hardware jaringan seperti jenis kabel jaringan komputer mana yang harus dipasangkan. Seperti pada kabel fiber optic, cara kerja fiber optic sebagai media transmisi menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk digunakan pada jaringan WAN, sebab kabel fiber optic cukup stabil dalam melakukan file transfering yang baik.
  6. Mendukung operasionalitas dari sebuah perusahaan multinasional dan internasional
       Fungsi WAN yang berikutnya adalah dapat mendukung opersaionalitas dari perusahaan yang berskala multinasional dan juga internasional. Dengan adanya jaringan WAN pada sebuah perusahaan tersebut, maka segala bentuk kegiatan operasional dapat berjalan dengan lebih baik.
       Meskipun jaringan WAN memiliki banyak fungsi yang sangat mendukung kegiatan operasional perusahaan. akan tetapi untuk mengimplementasikan sebuah jaringan WAN cukup sulit. Hal ini tentu saja disebabkan kondisi geografis yang amat luas, yang mencakup multinasional atau banyak negara.
       Beberapa negara mensyaratkan regulasi tertentu agar sebuah perusahaan bisa membangun jaringan yang terhubung dengan jaringan WAN, serta biaya pembangunan menara transmisi ataupun kabel jaringan bawah laut yang memiliki biaya investasi yang tidak sedikit.
    Sampai disini saja sahabat mediatech-support pembahasan mengenai fungsi dari jaringan berbasis WAN (Wide Area Network), terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel ini, semoga artikel ini bermanfaat dan membantu sahabat dalam memahami lebih jauh mengenai jaringan WAN (Wide Area Network).

Pengertian Jaringan WAN (Wide Area Network) | mediatech-support

Pengertian Jaringan WAN (Wide Area Network)

Pengertian Jaringan WAN (Wide Area Network)

     Selamat datang sahabat setia mediatech-support, pada artikel kali ini mediatech-support akan membahas tentang Pengertian Jaringan WAN (Wide Area Network), sahabat mungkin sudah tidak asing lagi mendengar kata jaringan berbasis luas (WAN),  Apa itu WAN ? WAN (Wide Area Network) merupakan sistem jaringan yang menghubungkan antar Autonomous System (AS). Autonomous System suatu kelompok terdiri dari satu atau lebih IP Prefix yang terkoneksi yang dijalankan oleh satu atau lebih operator jaringan di bawah satu kebijakan routing yang didefinisikan dengan jelas. AS diperlukan bila suatu jaringan terhubung ke lebih dari satu AS yang memiliki kebijakan routing yang berbeda. Satu Autonomous System dapat terdiri atas satu jaringan atau lebih. WAN mencakup daerah geografis yang luas, memungkinkan komunikasi antara dua perangkat yang terpisah dengan jarak yang sangat jauh. WAN menghubungkan beberapa LAN melalui jalur komunikasi dari service provider. Karena jalur komunikasi tidak bisa langsung dimasukkan ke LAN maka diperlukan beberapa perangkat Interface.

      Pada materi ini saya akan membahas lebih dalam tentang jaringan berbasis luas (WAN). Untuk itu bersungguh-sungguhlah dalam memahami materi ii dengan seksama agar mendapat hasil yang maksimal dan mendapat banyak ilham. 

Pengertian Jaringan WAN

   Pengertian WAN atau Wide Area Network adalah kumpulan komputer dan sumber daya jaringan yang terhubung melalui jaringan wilayah geografis lebih luas. Wide Area Network biasanya terhubung baik melalui internet dengan dibuat pengaturan khusus oleh perusahaan penyedia layanan. Perbedaan WAN, LAN, dan MAN karena jarak antara masing masing jaringan. Dalam WAN, satu jaringan bisa saja beberapa ribu kilometer jauhnya bahkan bisa berada di belahan dunia atau negara yang berbeda.

   Oleh karena itu, Jaringan WAN atau Wide Area Network adalah jaringan yang mencakup wilayah yang luas dan merupakan perluasan jaringan LAN (Local Area Network) yang dirancang untuk berhubungan dengan jaringan komputer teritorial yang menyediakan lebih banyak layanan dan pengguna yang lebih banyak, maka dapat dikatakan bahwa sebuah WAN menghubungkan lebih dari satu LAN dan digunakan untuk wilayah geografis yang lebih besar. WAN mirip dengan sistem jaringan komputer perbankan, dimana ratusan cabang di berbagai kota terhubung satu sama lain untuk berbagi data resmi mereka. Sebuah WAN bekerja dengan cara yang mirip dengan LAN, hanya saja pada skala yang lebih besar. Biasanya, perangkat WAN menggunakan protokol TCP/IP berkombinasi dengan perangkat seperti Router, Switch, Firewall, dan Modem.

Kelebihan dan Kekurangan Jaringan WAN

Kelebihan dari Jaringan WAN : 


  1. Berbagi informasi atau file melalui area yang lebih besar.
  2. Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama.
  3. Mempunyai sistem jaringan yang besar/luas sehingga mampu menjangkau negara, benua, bahkan seluruh dunia.
  4. Jika terkoneksi dengan jaringan internet transfer file pada tempat yang jaraknya jauh bisa di lakukan secara cepat.
    1. Dapat berbagi resources dengna koneksi workstations.

Kekurangan dari Jaringan WAN :

  1. Biaya operasional mahal karena maintenannya sangat luas.
  2. Dalam hal settingan atau pengaturan jaringan WAN lebih sulit dan rumit, selain itu alat alat yang diperlukan juga sangat mahal.
  3. Memerlukan firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini.
  4. Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.

Karakteristik Jaringan WAN :

  1. WAN umumnya menghubungkan perangkat yang dipisahkan oleh wilayah geografis yang lebih luas yang tidak dapat dilayani oleh LAN.
  2. WAN menggunakan jasa operator, seperti perusahaan telepon, perusahaan kabel, satelit sistem, dan penyedia jaringan.
  3. WAN menggunakan koneksi serial dari berbagai jenis untuk menyediakan akses bandwidth atas daerah geografis yang luas. 
    Sampai disini saja sahabat yang dapat mediatech-support bahas mengenai jaringan berbasis luas atau Wide Area Network, terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel ini, semoga dapat bermanfaat dan membantu dalam memahami sebuah jaringan.

Manfaat dan Keunggulan Database | mediatech-support

Manfaat dan Keunggulan Database

Manfaat dan Keunggulan Database

     Selamat datang sahabat setia dikmediatech, pada artikel kali ini mediatech-support akan membahas seputar database kembali, pastinya sahabat sudah mengetahui apa itu database server ? jika belum mengetahui tenang jangan khawatir, silahkan simak pengertianya di samping Pengertian Database server, dan database juga memiliki jenis jenis software aplikasi, software tersebut bisa sahabat ketahui dengan menekan link aktif ini Jenis jenis software database server.

     Seiring perkembangan zaman teknologi informasi dan komunikasi, terutama mengenai teknologi di masa sekarang ini sudah begitu canggih dibandingkan dari tahun tahun sebelumnya, dan sekarang juga mayoritas orang menggunakan teknologi yang canggih, baik dari yang belum cukup umur (anak anak), remaja, bahkan dewasa. Teknologi itu dapat bermanfaat apabila kita menggunakannya dengan baik dan positif, begitu juga sebaliknya. 

     Mengenai soal manfaat dan keunggulan, dibawah ini terdapat beberapa manfaat dan keunggulan dari database server

Manfaat dan Keunggulan Database Server

     Manfaat utama dalam pengelolaan database adalah agar dapat menemukan kembali data yang dicari dengan mudah dan cepat. Beberapa keunggulan dari pemanfaatan database adalah sebagai berikut :
  1. Kecepatan dan Kemudahan (Speed)
         Pemanfaatan database memungkinkan untuk dapat menyimpan data, melakukan perubahan/manipulasi terhadap data, menampilkan kembali data tersebut dengan lebih cepat dan mudah.
  2. Efisiensi Ruang penyimpanan (Space)
         Keterkaitan antara kelompok data yang satu dengan yang lainnya dalam database dapat menyebabkan terjadinya pengulangan (redundansi) data, sehingga ruang penyimpanan yang diperlukan menjadi bertambah banyak. untuk mengefisienkan penggunaan ruang penyimpanan data, database dapat melakukan penekanan jumlah pengulangan (redundansi) data tersebut diantaranya dengan menerapkan seumlah pengkodean atau membuat relasi antarkelompok data yang saling berhubungan.
  3. Keakuratan (Accurancy)
          Pembentukan relasi antar kelompok data, pengaturan tipe data, penentuan keunikan data, dan sebagainya secara ketat sangat berguna untuk menekan ketidakakuratan penyimpanan data.
  4. Ketersediaan (Availability)
         Sebuah database dapat memiliki data yang tersebar di banyak lokasi geografis. Misalnya, data nasabah sebuah bank dipisah pisah dan disimpan dilokasi sesuai dengan keberadaan nasabah. Dengan pemanfaatan teknologi jaringan komputer, data yang berada disuatu lokasi/cabang, dapat juga diakses (menjadi tersedia/avalilable) bagi lokasi yang lain.
  5. Kelengkapan (Completeness)
         dengan mengakomodasi kebutuhan kelengkapan data yang semakin berkmbang, maka didalam database dapat dilakukan penambahan record-record data, dapat dilakukan perubahan struktur dalam database baik penambahan objek baru (tabel) atau dengan penambahan field-fileld baru pada suatu tabel tersebut.
  6. Keamanan (Security)
         Untuk suatu sistem yang besar dan serius, aspek keamanan harus diperhatikan dan diterapkan secara ketat. Hal ini dapat dilakukan dengan penentuan siapa siapa yang boleh menggunakan database beserta objek objek didalamnya dan menentukan jenis jenis operasi apa saja yang boleh dilakukan.
  7. Kebersamaan pemakaian (Sharebility)
         Pemakai database seringkali tidak terbatas pada satu pemakai saja atau di satu lokasi saja oleh satu sistem aplikasi. Misalnya data pegawai dalam database kepegawaian dapat digunakan oleh banyak pemakai, dari sejumlah departemen dalam perusahaan atau oleh banyak sistem (sistem penggajian, sistem akutansi, sistem inventori, dan sebagainya).

Penerapan Database

     Hampir semua perusahaan, organisasi, dan instansi menerapkan database dalam pekerjaannya. Adapun contoh dari penerapan database adalah sebagai berikut :
  • Inventory (pergudangan), digunakan untuk proses penerimaan barang, menyimpan barang, dan pengeluaran barang.
  • Pendidikan, digunakan untuk mengelola data siswa, penjadwalan kegiatan belajar mengajar, mengelola data guru, dan lain sebagainya.
  • Rumah sakit, digunakan untuk mengelola data sejarah pengobatan pasien, pembayaran perawatan rawat inap, dan lain lain.
  • Asuransi, digunakan untuk pengelolaan data nasabah/data pembayaran premi dan pemrosesan pengajuan klaim asuransi.
  • Perbankan, digunakan untuk pengelolaan data nasabah/data tabungan/pinjaman, pembuatan laporan akutansi, pelayanan informasi pada nasabah/calon nasabah.
  • Industri manufaktur, digunakan untuk membantu pengelolaan pesanan barang dan mengelola data karyawan.
  • Telekomunikasi, digunakan untuk melakukan pengelolaan data administrasi kabel/ data pelanggan, menangani gangguan, dan lain lain.
     Sampai disini saja sahabat mediatech-support yang dapat mediatech-support bahas mengenai manfaat database ? keunggulan database ? Penerapan database ?, terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel ini , semoga dapat bermanfaat untuk sahabat.

Pengertian Database Server lengkap | mediatech-support

Pengertian Database Server

Pengertian Database Server

    Selamat datang sahabat setia mediatech-support, selamat datang di blog mediatech-support, pada kesempatan kali ini mediatech-support akan membahas mengenai materi teknik komputer dan jaringan, yaitu database server, sebelum mengenal lebih jauh ada baiknya sahabat mengetahui apa itu database server. apa itu database server ?

     Pernahkah sahabat mendengar tentang database server ? mungkin sebagian orang tidak mengetahui apakah database server itu, apa fungsinya, dan berapa banyak jenis database sebenarnya ? bila sahabat tidak mengetahuinya, bukan karena sahabat tidak tahu namun kemungkinan penjelasan dari beberapa sumber kurang jelas akhirnya sulit untuk dipahami. pada artikel kali ini akan dibahas penjelasan yang mungkin dapat sahabat pahami dan simak.
Baca juga : Konfigurasi DNS server 
Baca juga : Konfigurasi IP Address  

Pengertian Database Server

    Database server adalah program komputer yang menyediakan layanan data lainnya ke komputer atau program komputer, seperti yang ditetapkan oleh model client-server. istilah ini juga merujuk kepada sebuah komputer yang didedikasikan untuk menjalankan program server database. Database manajemen sistem yang sering menyediakan fungsi server, dan beberapa DBMSs (misalnya, MySQL) secara ekslusif bergantung pada model client-server untuk akses data.

     Dengan database server, kita akan dipermudah untuk menjalankan aplikasi dengan satu server tanpa harus mengganggu pengguna lainnya. Selain itu, dalam database ada dua pihak yang mungkin harus diketahui yaitu management database dan client. Untuk mengetahui tentang database server kebuh mendalam, maka bersungguh sungguhlah dalam memahami materi ini.

    Beberapa contoh database server antara lain Oracle, DB2, Informix, Ingres, SQL Server. setiap server menggunakan query logika dan struktur sendiri. Bahasa query SQL kurang lebih sama disemua server database. Program komputer lain, seperti yang didefinisikan oleh mode client server. Istilah ini juga dapat merujuk ke komputer yang didedikasikan untuk menjalankan program seperti itu.
Baca juga : Konfigurasi Web Server
Baca juga : Pengertian DHCP Server 

     Sistem manajemen database yang sering menyediakan fungsionalitas database server, dan beberapa DBMSs(misalnya, MySQL) bergantung secara ekslusif pada model client-server untuk mengakses database. Server tersebut diakses baik melalui suatu "front end" yang berjalan dikomputer pengguna menampilkan data yang diminta atau "Back end" yang berjalan pada server dan menangani tugas tugas seperti analisis data dan penyimpanan. Dalam model Master-slave, database master adalah server pusat dan lokasi utama data sementara database slave server akan disinkronkan backup dari master yang bertindak sebagai proxy.

     Sampai disini saja sahabat mediatech-support yang dapat mediatech-support bahas, terimakasih sudah mengunjungi dan membaca artikel ini , semoga dapat bermanfaat dan membantu sahabat dalam memahami lebih dalam mengenai database server.

Pengertian dan Cara Kerja DHCP Server | mediatech-support

Pengertian dan Cara Kerja DHCP Server

Pengertian dan Cara Kerja DHCP Server

    Selamat datang sahabat setia mediatech-support, sekarang sekarang ini mediatech-support jarang mempublikasikan sebuah artikel, jangan khawatir sekarang mediatech-support akan membahas mengenai DHCP Server.

    Apa itu DHCP Server ? mungkin sebagian orang masih merasa asing dengan yang namanya DHCP, sebagian orang pasti sudah mendengar dengan istilah DHCP server ini, akan tetapi yang menjadi masalahnya adalah belum mengetahui secara jelas arti dari DHCP itu sendiri begitu juga dengan cara kerja DHCP itu seperti apa, kebetulan disini mediatech-support akan membahas mengenai pengertian dan cara kerja DHCP server, sebelum mengenal lebih jauh, ada baiknya kita mengikuti dan menyimak artikel yang akan mediatech-support bahas.

    DHCP atau Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur client / server yang digunakan untuk mempermudah pengalokasian IP Address pada suatu jaringan. Jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan IP Address secara manual hal ini akan memakan waktu yang cukup lama terlebih lagi membuat kita kerepotan. Jik suatu server lokal dipasangkan DHCP, semua komputer yang terhubung ke jaringan akan mendapatkan IP Address secara otomatis. Selain IP Address, DHCP juga memberikan parameter yang lainnya seperti default gateway dan DNS Server.

     Dimana ada server pasti ada client, karena DHCP sendiri berbasis arsitektur Client/Server, jadi komputer yang memberikan IP Address adalah DHCP Server, sedangkan yang menerima IP Address adalah DHCP Client.
Baca juga : Cara konfigurasi IP Address Debian
Baca juga : Cara konfigurasi Web Server Debian
Baca juga : Cara konfigurasi DNS Server Debian 
     Dibawah ini 4 tahapan tahapan yang dilakukan dalam proses peminjaman IP Address pada DHCP. berikut adalah uraiannya :
1. Tahap 1 : IP Least Request
       Tahap ini merupakan tahap dimana client dalam jaringan meminta IP Address yang tersedia pada DHCP Server. Awalnya saat pertama client terhubung dalam jaringan, Client ini akan mencari dulu apakah ada DHCP server yang bekerja pada jaringan tersebut. Apabila ditemukan, client akan meminta IP Address pada DHCP server  yang ada.

2. Tahap 2 : IP Least Offer
      DHCP server mendengar broadcast dari client yang baru terhubung dalam jaringan tadi. Kemudian, DHCP server memberikan penawaran terhadap client tersebut berupa IP Address.

3. Tahap 3 : Lease Selectiom
      Setelah diberikan penawaran oleh DHCP server, client merequest tadi menyetujui penawaran yang diberikan oleh DHCP server. Lalu client memberikan pesan kepada DHCP server yang isinya adalah meminta agar DHCP server meminjamkan satu IP Address yang tersedia dalam DHCP-pool yang dimilikinya (DHCP-pool merupakan range IP Address yang bisa digunakan oleh host yang terhubung dengannya).

4. Tahap 4 : Least Acknowledge
       Pada tahap yang terakhir ini, DHCP server akan merespons pesan dari client dengan mengirimkan paket acknowledge yang berupa IP Address dan informasi lainnya yang dibutuhkan. Setelah memberikan IP kepada client, DHCP server akan memperbaharui database yang mereka miliki. sedangkan client akan melakukan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP Address yang diberikan tadi dan client sudah bisa beroperasi pada jaringan tersebut.

    Untuk lebih mudah memahaminya, pada saat komputer client dihubungkan ke jaringan, komputer tersebut akan me-request IP ke DHCP server. DHCP server menjawab dengan memberikan informasi terkait IP address (termasuk subnetmask, gateway, DNS dan yang lainnya) ke komputer client.

     Setelah meminjamkan IP, DHCP server akan mencoret IP tersebut dalam daftar pool yang dia miliki dan menandakan bahwa IP tersebut sudah dipinjamkan ke salah satu client. Namun jika dalam daftar IP pool sudah tidak ada nomor IP yang tersedia, maka client tidak akan mendapatkan nomor IP dari DHCP server, dengan demikian client tidak akan pernah bisa terhubung ke jaringan tersebut,

     Biasanya peminjaman IP Address ini memiliki jangka waktu terbatas, sesuai dengan yang di atur oleh administrator jaringan. Setelah periode waktu tertentu, pemakaian IP address pada client dinyatakan telah selesai dan jika client tidak melakukan request ulang, maka nomor IP address tersebut akan dikembalikan kepada DHCP server yang meminjamkan. DHCP server dapat meminjamkan IP tersebut kepada client lain yang membutuhkan.

     Selain pengertian dan tahapan tahapan yag dilakukan, dibawah ini juga terdapat 3 fitur yang ditawarkan oleh DHCP (Jenis Alokasi DHCP), 3 Macam jenis DHCP Server ini antara lain :
  1. Manual Allocation : dimana administrator server membuat konfigurasi pada server yang mencatat Mac Address dari setiap komputer.
  2. Automatic Allocation : dimana administrator server membuat konfigurasi pada server yang mana hanya mengandung IP Address yang nantinya akan diberikan kepada komputer client.
  3. Dynamic Allocation : hal ini sama halnya dengan automatic allocation, tetapi server akan mencatat status peminjaman IP Address (leases) dan akan memberikan alamat IP yang leasesnya sudah expire kepada client DHCP atau komputer yang lainnya.
     Sampai disini saja sahabat mediatech-support yang dapat mediatech-support bahas, terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel ini, semoga artikel yang saya ketik sekarang dapat bermanfaat untuk kita.A

Pengertian dan Macam Macam Website | mediatech-support

Pengertian dan Macam Macam WebsitePengertian dan Macam Macam Website


     Selamat datang sahabat mediatech-support, pada artikel kali ini saya akan sedikit membahas tentang apa itu website dan teknologi terbaru yang ada di website. Sebelum kita mengenal lebih jauh ada baiknya sahabat mengetahui dan memahami secara jelas apa itu website ? dan apa fungsi kegunaanya ? 
    
Mungkin sebagian orang masih merasa asing dengan istilah website, website disini merupakan sebuah tampilan halaman informasi atau platform, silahkan saja simak artikel dibawah ini.

Pengertian Website

     Website adalah suatu halaman informasi yang disediakan melalui akses internet, sehingga dapat diakases di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet. Website juga merupakan komponen komponen yang terdiri dari teks, gambar, suara animasi sehingga lebih merupakan media informasi yang menarik untuk dikunjungi. Secara garis besar, website dapat digolongkan menjadi 3 bagian, yaitu :

  1. Website Statis.
  2. Website Dinamis.
  3. Website Interaktif.
     Sebuah situs web atau seringkali disingkat menjadi situs saja : web site, site adalah sebutan bagi sekelompok halaman web (web page), yang umumnya merupakan bagian dari suatu nama domain (domain name) atau sub domain di World Wide Web (WWW) pada internet. World Wide Web terdiir dari seluruh situs web yang tersedia kepada public. Halaman halaman sebuah situs web diakses dari sebuah URL yang menjadi "akar" (root), yang disebut home page (halaman induk sering diterjemahkan menjadi "beranda", Halaman muka), dan biasanya disimpan dalam server yang sama. Tidak semua situs web dapat diakases dengan gratis. Beberapa situs web memerlukan pembayaran agar dapat menjadi pelanggan. Misalnya situs situs yang menampilkan berita, pornografi, layanan surat elektronik (email)dan lain lain.


         Secara terminologi, website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs, yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah halaman web adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar.
       
     Halaman-halaman dari website akan bisa diakses melalui sebuah URL yang biasa disebut Homepage. URL ini mengatur halaman-halaman situs untuk menjadi sebuah hirarki, meskipun, hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut mengatur para pembaca dan memberitahu mereka sususan keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini berjalan.
       
       Beberapa website membutuhkan subskripsi (data masukan) agar para user bisa mengakses sebagian atau keseluruhan isi website tersebut. Contohnya, ada beberapa situs-situs bisnis, situs-situs e-mail gratisan, yang membutuhkan subkripsi agar kita bisa mengakses situs tersebut.

      Sampai disini saja sahabat pengertian dari website, terimakasih sudah berkunjung, dan sudah membaca artikel ini, tinggalkan jejak sahabat dengan mengomentari artikel ini dengan baik, semoga artikel ini dapat membantu sahabat dan mencari pemahaman mengenai website.

Pengertian dan Fungsi Physical layer | mediatech-support

Pengertian dan Fungsi Physical layer

Pengertian dan Fungsi Physical layer

    Selamat datang sahabat mediatech-support, pada artikel kali ini saya akan membahas tentang pengertian dari Physical layer, apa itu physical layer ? mungkin sebagian orang merasa asing dengan yang namanya physical layer, physical layer disini memiliki pengertian dan juga fungsi nya masing masing.

Pengertian Physical Layer

pengertian dari phyiscal layer adalah layer dilapisan pertama (terbawah) pada pemodelan layer OSI. Sebelum mengenal lebih jauh, ada baiknysa sahabat mengetahui apa itu pemodelan layer OSI ? 

    Pemodelan layer OSI (Open System Interconnection) merupakan pemodelan yang pertama kali digunakan didalam jaringan komputer dan ditetapkan oleh ISO (International Standard Organization) Secara konseptual, pada pemodelan layer OSI terdapat tujuh buah layer OSI didalamnya. Ketujuh buah layer ini memiliki fungsi masing masing didalam jaringan.

Sesuai dengan namanya physical layer ini lebih banyak menangani perangkat fisik (hardware) pada jaringan komputer. Layer ini juga memiliki fungsi didalamnya, dibawah ini fungsi dari Physical layer.

Fungsi Physical Layer :

    Fungsi Physical Layer merupakan berkaitan dengan electrical dan Optical koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer physical. Peralatan yang di butuhkan seperti Repeater, Hub, dan Network card.

    Termasuk juga didalam pengolahan sinyal  baik digital maupun analog. Physical layer ini memiliki fungsi penting diantaranya :

  1. Sebagai media transmisi jaringan secara fisik melalui kabel jaringan (wired)
  2. Ikut menentukan didalam proses pengkabelan (misal dengan RJ-45)
  3. Ikut menentukan didalam topologi jaringan, baik dengan topologi bus, Ring, Star, dll.
  4. Membantu didalam proses penginstalan.
  5. Membantu didalam proses sinkronisasi.
Bit merupakan satuan terkecil dari suatu data. 1 byte (B) setara dengan 8 bit (b). Adapun physical layer ini memberikan beberapa hal berikut :
  1. Data encoding (bagaiman merepresentasikan binari 1, menerima dan mengelola bit)
  2. Physical medium attachment (mengakomodasi kemungkinan dalam berkomunikasi dengan media tertentu).
  3. Transmission technique (transmisi digital atau analog).
  4. Physical medium transmission (mentransmisikan bit sebagai electrical atau optical signal ke media fisik.
    Sekian artikel yang dapat mediatech-support bahas, sekian dan terimakasih sudah membaca dan mengunjungi semoga dapat bermanfaat bagi sahabat.

3 Protokol yang dikenal pada jaringan komputer | mediatech-support

3 Protokol yang dikenal pada jaringan komputer


    Selamat datang sahabat mediatech-support, pada artikel kali ini yang akan saya bahas adalah  mengenai protokol dalam jaringan, salah satunya yaitu 3 protokol yang dikenal pada jaringan komputer. Sebelum mengenal lebih jauh, ada baiknya sahabat mengetahui pengertian dari protokol itu sendiri. apa itu protokol jaringan ? protokol jaringan adalah suatu perangkat pengatur yang digunakan dalam jaringan, protokol adalah aturan main yang mengatur komunikasi antara beberapa komputer didalam sebuah jaringan, sehingga komputer komputer anggota jaringan dan komputer berbeda platform dapat saling berkomunikasi. lebih jelasnya pengetian sistem komputer 
  
Baca juga : Pengertian dan jenis jenis topologi jaringan
Baca juga : Jenis jenis kabel yang digunakan dalam sebuah jaringan
     Sebagian orang masih merasa asing ketika mendengar protokol jaringan ? Protokol disini dapat mengatur komunikasi. Disini juga terdapat fungsi dari protokol jaringan yaitu : agar suatu komputer dapat berkomunikasi dengan komputer lain, kedua komputer tersebut membutuhkan kesepakatan tentang tata cara berkomunikasi. tata cara atau aturan komunikasi ini yang disebut juga dengan Protokol.

 3 protokol ini yaitu :

1. NetBEUI (NETBIOS Extended User Interface)
     NetBEUI menggunakan aturan penamaan dengan 16 Karakter dimana 15 karakter untuk nama dan 1 karakter untuk tipe dari Entity. NetBEUI tidak memiliki kemampuan routing, sehingga jaringan dengan NetBEUI bersifat lokal, atau tidak bisa menghubungkan 2 jaringan NetBEUI.

2. IPX/SPX (Internet/Sequence Packet Exchange)
     IPX/SPX merupakan pengembangan dari NetBEUI dengan menambahkan kemampuan Routing dan remote console.

3. TCP/IP (Transmission Control/Internet Protocol)
     TCP/IP menggunakan aturan penamaan dengan beberapa angka numerik yang dipisahkan dengan titik. TCP/IP merupakan protokol jaringan yang paling banyak digunakan karena didorong dari kenyataan bahwa internet menggunakan protokol TCP/IP.

   Bagaimana Jaringan itu dapat bekerja ?

3 Protokol yang dikenal pada jaringan komputer

    Area Jaringan komputer  ditentukan berdasarkan jarak jangkauan, dan kebutuhan peralatan yang digunakan seperti repeater, bridge, router, atau gateway.
  1. Jaringan komputer local (LAN)
  2. Jaringan komputer metropolitan (MAN)
  3. Jaringan komputer skala luas (WAN)
    sampai disini sahabat pembahasan yang dapat mediatech-support bahas, sekian dan terimakasih sudah membaca artikel ini, semoga bermanfaat dan membantu sahabat.

Keunggulan dan Kelemahan Komunikasi daring | mediatech-support

Keunggulan dan Kelemahan Komunikasi Daring

Keunggulan dan Kelemahan Komunikasi Daring

     Selamat datang sahabat setia mediatech-support, pada artikel kali ini saya akan membahas tentang keunggulan dan kelemahan dari komunikasi daring, sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui apa itu komunikasi daring ? atau sahabat dapat memahami dalam artikel ==> Pengertian Komunikasi daring.

    Langsung saja simak keunggulan dan kelemahan dari komunikasi daring dibawah ini, :
 Komunikasi daring memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan komunikasi konvensional. 

Keunggulan Komunikasi daring yaitu sebagai berikut :
  • Dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja :
        Dengan komunikasi daring, seriap pengguna dapat melakukan komunikasi dimana saja dan kapan saja, dengan syarat terkoneksi atau terhubung dengan jaringan internet dan memiliki sarana yang cukup. 
  • Efisiensi waktu :
        Komunikasi dapat dilakukan dengan cepat tanpa harus membuang waktu dengan melakukan perjalanan. Pesan komunikasi dapat disampaikan pada saat  itu juga dalam hitungan detik walaupun kedua pihak yang berkomunikasi saling berjauhan.
  • Efisiensi biaya :
        Berbeda denagan komunikasi konvensional, komunikasi daring tidak memerlukan pihak yang berkomunikasi untuk bertemu tatap muka, dengan komunikasi daring kita dapat menghemat biaya transportasi.
  • Terintegrasi dengan layanan TIK lainnya :
        Dengan melakukan komunikasi daring, kita dapat memanfaatkan layanan TIK lainnya untuk mendukung pelaksanaan dan kelengkapan komunikasi tersebut. contoh layanan yang dapat digunakan seperti berbagai layar, presentasi, dokumen dan yang lainnya.
  • Meningkatkan intensitas berkomunikasi :
        Komunikasi daring mendorong orang yang biasanya diam di dunia nyata, menjadi aktif saat berkomunikasi di dunia maya.
  • Meningkatkan partisipasi :
        Dengan terbukanya jalur komunikasi, akan semakin banyak orang yang dapat berpartisipasi dalam diskusi.

Baca juga : pengertian, tujuan, fungsi, jenis, dan komponen komunikasi daring

        Selain keunggulan, komunikasi daring ini juga memiliki beberapa kelemahan.
    Kelemahan komunikasi daring yaitu sebagai berikut :
    • Tidak mewakili emosi pengguna :
          Intonasi bicara, raut muka, gerakan tubuh, merupakan hal yang relatif sulit untuk dipahami melalui komunikasi daring.
    • Memerlukan perangkat khusus :
          Dalam pelaksanaannya, komunikasi daring memerlukan adanya hardware dan software.
    • Terlalu banyak informasi yang tidak penting :
          Dalam komunikasi daring, seringkali informasi yang didapat menjadi terlalu banyak sehingga membuat bingung si penerima.
    • Menyita konsentrasi :
          Melakukan komunikasi daring tidak pada tempat dan waktu yang tepat, dapat mengabaikan atau menunda hal yang lain, bahkan membahayakan orang lain maupun diri sendiri.
        Sampai disini saja artikel yang dapat mediatech-support bahas mengenai Keunggulan dan Kelemahan Komunikasi daring, sekian dan terimakasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat dan membantu sahabat.

    Sejarah Singkat Perkembangan Internet | mediatech-support

         Sejarah Singkat Perkembangan Internet

    Sejarah Singkat Perkembangan Internet

    Selamat datang sahabat setia mediatech-support, pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai Sejarah Perkembangan Internet, sebelum mengenal lebih jauh, ada baiknya kita juga harus mengetahui apa itu internet dan apa manfaat internet ? pastinya sahabat sudah tidak merasa aasing mendengar istilah internet, apa sih yang di namakan internet ? internet pada dasarnya merupakan kependekan dari Interconnection-Networking. Lantas apa pengertian internet ? internet adalah seluruh jaringan komunikasi yang menggunakan media elektronik, yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaaran paket. 

         Internet juga dapat melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antar jaringan").

    Sejarah Internet


          Internet merupakan suatu jaringan komputer yang telah dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

           Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).


        Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.


          Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian, proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.


         ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.


         Sampai disini saja pembahasan yang dapat saya bahas pada artikel kali ini, semoga artikel ini dapat membantu sahabat dalam mempelajari dan mengetahui lebih jauh mengenai internet dan juga sejarahnya.